Kebijakan Plagiasi (Plagiarism Policy)
Kebijakan Plagiasi
Plagiarism Policy
Jurnal Ilmu Manajemen METHONOMIX
Jurnal Ilmu Manajemen METHONOMIX, yang diterbitkan oleh Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Methodist Indonesia, berkomitmen menjaga orisinalitas, kejujuran akademik, integritas penelitian, dan kualitas publikasi ilmiah.
Setiap manuskrip yang dikirimkan wajib merupakan karya ilmiah asli, bebas dari tindakan plagiasi, serta mencantumkan sumber referensi secara benar sesuai kaidah penulisan akademik.
Kebijakan ini disusun dengan memperhatikan prinsip-prinsip etika publikasi yang direkomendasikan oleh Committee on Publication Ethics (COPE) dan ketentuan editorial Jurnal Ilmu Manajemen METHONOMIX.
1. Pengertian Plagiasi (Definition of Plagiarism)
Plagiasi merupakan tindakan menggunakan, mengambil, menyalin, atau menyajikan ide, gagasan, tulisan, data, hasil penelitian, gambar, tabel, maupun karya pihak lain tanpa memberikan pengakuan atau atribusi yang memadai kepada sumber aslinya.
Plagiasi dapat terjadi secara sengaja maupun akibat kelalaian penulis dalam melakukan pengutipan, parafrasa, atau pencantuman sumber referensi.
Setiap bentuk plagiasi yang melanggar prinsip integritas akademik tidak dapat diterima dalam publikasi Jurnal Ilmu Manajemen METHONOMIX.
2. Bentuk-Bentuk Plagiasi (Types of Plagiarism)
Bentuk pelanggaran yang menjadi perhatian dalam pemeriksaan orisinalitas manuskrip meliputi:
- Plagiasi Langsung (Direct Plagiarism): Menyalin kalimat, paragraf, atau bagian karya pihak lain tanpa kutipan dan atribusi yang sesuai.
- Plagiasi Parafrasa (Paraphrasing Plagiarism): Menyusun ulang kata atau kalimat dari sumber lain tanpa memberikan pengakuan terhadap sumber aslinya.
- Plagiasi Mosaik (Mosaic Plagiarism): Menggabungkan bagian-bagian tulisan dari berbagai sumber tanpa sitasi yang benar sehingga tampak sebagai karya sendiri.
- Plagiasi Ide (Idea Plagiarism): Menggunakan gagasan, teori, konsep, model, atau hasil penelitian pihak lain tanpa memberikan atribusi yang semestinya.
- Plagiasi Diri (Self-Plagiarism): Menggunakan kembali bagian substansial dari karya sendiri yang telah dipublikasikan tanpa pengungkapan dan rujukan yang memadai.
- Plagiasi Data dan Visualisasi: Menggunakan data, tabel, gambar, grafik, atau instrumen penelitian milik pihak lain tanpa atribusi atau izin yang diperlukan.
- Publikasi Ganda (Duplicate Publication): Menerbitkan kembali karya yang secara substansial sama tanpa pengungkapan atau dasar yang dibenarkan oleh etika publikasi.
3. Pemeriksaan Kemiripan Manuskrip (Manuscript Similarity Screening)
Setiap manuskrip yang dikirimkan kepada Jurnal Ilmu Manajemen METHONOMIX wajib memenuhi persyaratan orisinalitas sebelum memasuki proses penelaahan ilmiah.
Pemeriksaan kemiripan naskah (similarity checking) dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak pendeteksi kesamaan teks yang digunakan atau ditetapkan oleh pengelola jurnal.
Batas Kemiripan Manuskrip
Similarity < 20%
Berdasarkan Panduan Penulis, manuskrip harus memiliki tingkat kemiripan di bawah 20% agar dapat dilanjutkan ke tahap penelaahan artikel.
Persentase kemiripan merupakan indikator kesamaan teks dan bukan satu-satunya dasar untuk menentukan adanya plagiasi.
Editor melakukan evaluasi terhadap sumber kemiripan, bagian naskah yang teridentifikasi, ketepatan sitasi, serta konteks penggunaan materi sebelum menetapkan keputusan editorial.
Manuskrip dengan tingkat kemiripan rendah tetap dapat dinyatakan melanggar etika publikasi apabila ditemukan penggunaan karya pihak lain tanpa atribusi yang memadai.
4. Prosedur Pemeriksaan Plagiasi (Plagiarism Screening Procedure)
Pemeriksaan manuskrip dilakukan melalui tahapan berikut:
- Pengiriman Manuskrip: Penulis mengirimkan manuskrip melalui sistem OJS dengan memastikan seluruh sumber telah dikutip secara benar.
- Pemeriksaan Awal: Editor memeriksa kelengkapan administrasi, kesesuaian ruang lingkup, dan indikasi kesamaan naskah.
- Analisis Similaritas: Laporan kemiripan ditinjau dengan memperhatikan persentase dan sumber kesamaan yang teridentifikasi.
- Evaluasi Editorial: Editor menilai apakah kemiripan berasal dari kutipan yang sah, referensi, istilah umum, atau penggunaan materi yang tidak tepat.
- Klarifikasi atau Revisi: Penulis dapat diminta memberikan penjelasan dan memperbaiki bagian yang bermasalah.
- Pemeriksaan Ulang: Manuskrip hasil revisi dapat diperiksa kembali sebelum dilanjutkan ke tahap penelaahan.
- Keputusan Editorial: Editor menentukan apakah manuskrip dapat diproses lebih lanjut atau harus ditolak.
5. Penanganan Tingkat Kemiripan (Handling Similarity Results)
Hasil pemeriksaan kemiripan akan ditindaklanjuti berdasarkan ketentuan berikut:
| Hasil Pemeriksaan | Tindakan Editorial |
|---|---|
| Similarity di bawah 20% | Dapat dilanjutkan ke proses editorial berikutnya apabila tidak ditemukan indikasi plagiasi atau pelanggaran etika lainnya. |
| Similarity 20% atau lebih | Tidak memenuhi ambang kemiripan untuk masuk ke tahap review. Editor dapat meminta perbaikan dan pemeriksaan ulang atau menolak manuskrip. |
| Terindikasi plagiasi substansial | Dilakukan pemeriksaan dan klarifikasi. Manuskrip dapat ditolak apabila pelanggaran terbukti, terlepas dari nilai similarity. |
Pengaturan pengecualian terhadap daftar pustaka, kutipan, atau kecocokan teks tertentu harus dilakukan secara wajar, konsisten, dan tidak digunakan untuk menyembunyikan kemiripan yang bermasalah.
6. Tanggung Jawab Penulis (Authors' Responsibilities)
Setiap penulis bertanggung jawab menjaga orisinalitas manuskrip dengan memastikan bahwa:
- Naskah merupakan karya ilmiah asli dan disusun dengan menjunjung tinggi integritas akademik.
- Seluruh ide, teori, data, dan hasil penelitian yang berasal dari sumber lain telah diberikan sitasi yang sesuai.
- Kutipan langsung ditandai dan dirujuk secara benar.
- Parafrasa dilakukan dengan pemahaman sendiri serta mencantumkan sumber asli.
- Penulisan referensi mengikuti APA Style sesuai Panduan Penulis jurnal.
- Penggunaan karya yang telah diterbitkan sebelumnya diungkapkan secara transparan.
- Naskah tidak sedang dikirimkan atau diproses secara bersamaan oleh jurnal lain.
- Materi pihak ketiga digunakan sesuai ketentuan hak cipta dan izin yang diperlukan.
- Penulis bersedia memberikan klarifikasi dan melakukan perbaikan apabila ditemukan permasalahan terkait orisinalitas.
7. Tanggung Jawab Editor dan Reviewer (Editors' and Reviewers' Responsibilities)
Editor bertanggung jawab melakukan evaluasi terhadap indikasi plagiasi secara objektif, adil, dan berdasarkan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.
Reviewer diharapkan menyampaikan informasi kepada editor apabila menemukan kemiripan substansial, publikasi ganda, penggunaan data yang tidak semestinya, atau indikasi pelanggaran integritas akademik lainnya.
Editor dan reviewer wajib menjaga kerahasiaan manuskrip yang sedang diproses serta tidak menggunakan informasi yang diperoleh selama proses editorial untuk kepentingan pribadi.
8. Tindakan terhadap Pelanggaran (Actions Against Plagiarism)
Apabila terdapat dugaan plagiasi atau pelanggaran orisinalitas, tim editorial akan melakukan penilaian berdasarkan tingkat pelanggaran dan bukti yang tersedia.
Tindakan yang dapat diambil meliputi:
- Permintaan klarifikasi kepada penulis.
- Permintaan perbaikan kutipan, parafrasa, dan referensi.
- Pemeriksaan ulang terhadap manuskrip yang telah direvisi.
- Penundaan proses editorial selama pemeriksaan.
- Penolakan manuskrip apabila ditemukan plagiasi substansial atau pelanggaran serius.
- Koordinasi dengan institusi terkait apabila diperlukan untuk penyelesaian dugaan pelanggaran.
- Tindakan pascapublikasi sesuai kebijakan koreksi dan penarikan kembali artikel.
Setiap tindakan dilaksanakan secara proporsional dengan mempertimbangkan tingkat keseriusan pelanggaran, bukti yang tersedia, dan hak klarifikasi dari pihak terkait.
9. Plagiasi setelah Publikasi (Post-Publication Plagiarism)
Apabila dugaan plagiasi ditemukan setelah artikel diterbitkan, tim editorial akan melakukan pemeriksaan terhadap laporan dan bukti pendukung.
Penulis akan diberikan kesempatan untuk menyampaikan penjelasan sebelum keputusan editorial ditetapkan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, jurnal dapat menerbitkan koreksi, pernyataan keprihatinan (expression of concern), atau penarikan kembali artikel (retraction) sesuai tingkat dan sifat permasalahan.
Penanganan dilakukan dengan mempertimbangkan prinsip transparansi dan integritas rekam publikasi ilmiah.
10. Hak Klarifikasi dan Kerahasiaan (Right to Clarification and Confidentiality)
Penulis berhak memberikan klarifikasi secara tertulis terhadap dugaan pelanggaran plagiasi, termasuk menyampaikan dokumen atau bukti pendukung.
Tim editorial akan menilai klarifikasi secara objektif dan menjaga kerahasiaan dokumen serta informasi selama proses pemeriksaan, sepanjang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Keputusan akhir editorial didasarkan pada evaluasi bukti, kebijakan jurnal, dan prinsip etika publikasi ilmiah.
11. Referensi Kebijakan (Policy References)
Kebijakan ini mengacu pada prinsip integritas dan etika publikasi ilmiah, antara lain:
- Committee on Publication Ethics (COPE): https://publicationethics.org/
- Panduan Penulis METHONOMIX: Author Guidelines
- Etika Publikasi METHONOMIX: Publication Ethics
Komitmen Anti-Plagiasi: Jurnal Ilmu Manajemen METHONOMIX berkomitmen menjaga orisinalitas, transparansi, kejujuran akademik, dan integritas publikasi ilmiah melalui pemeriksaan kemiripan naskah, evaluasi editorial yang objektif, serta penanganan pelanggaran etika publikasi secara bertanggung jawab.
Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi
Universitas Methodist Indonesia
https://ejurnal.methodist.ac.id/index.php/methonomix/index






