Kebijakan Proses Penelaahan (Review Process Policy)
Kebijakan Proses Penelaahan
Review Process Policy
Jurnal Ilmu Manajemen METHONOMIX
Jurnal Ilmu Manajemen METHONOMIX, yang diterbitkan oleh Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Methodist Indonesia, berkomitmen menyelenggarakan proses penelaahan ilmiah (peer review) yang objektif, independen, transparan, adil, dan bertanggung jawab.
Kebijakan Proses Penelaahan (Review Process Policy) mengatur mekanisme evaluasi manuskrip sejak penerimaan naskah, pemeriksaan awal, penugasan reviewer, penelaahan ilmiah, revisi, pengambilan keputusan editorial, hingga penerbitan artikel.
Proses penelaahan bertujuan memastikan bahwa artikel yang diterbitkan memiliki kualitas akademik yang memadai, relevan dengan ruang lingkup jurnal, memenuhi standar metodologi ilmiah, serta memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu manajemen.
1. Prinsip Penelaahan Ilmiah (Principles of Peer Review)
Proses penelaahan dilaksanakan berdasarkan prinsip berikut:
- Objektivitas: Penilaian didasarkan pada kualitas dan kontribusi ilmiah manuskrip.
- Independensi: Reviewer memberikan penilaian tanpa pengaruh kepentingan yang tidak semestinya.
- Kerahasiaan: Manuskrip dan informasi proses editorial diperlakukan sebagai dokumen rahasia.
- Keadilan: Seluruh manuskrip dinilai menggunakan standar akademik yang konsisten.
- Kompetensi: Reviewer dipilih berdasarkan keahlian yang relevan dengan bidang kajian artikel.
- Integritas: Penilaian dilakukan sesuai prinsip etika penelitian dan publikasi ilmiah.
- Akuntabilitas: Keputusan editorial didasarkan pada hasil evaluasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
2. Model Proses Penelaahan (Peer Review Model)
Jurnal Ilmu Manajemen METHONOMIX mengadopsi model penelaahan Double-Blind Peer Review sebagai standar yang ditetapkan dalam kebijakan ini.
Dalam sistem double-blind, identitas penulis tidak diungkapkan kepada reviewer, sedangkan identitas reviewer tidak diungkapkan kepada penulis selama proses penelaahan.
Setiap manuskrip yang lolos pemeriksaan awal diupayakan memperoleh penilaian dari minimal dua reviewer independen yang memiliki kompetensi sesuai topik penelitian.
Apabila terdapat perbedaan rekomendasi yang substansial, editor dapat meminta penilaian tambahan dari reviewer lain sebelum menetapkan keputusan.
Prinsip Kerahasiaan Identitas: Penulis diminta menyiapkan berkas manuskrip untuk penelaahan tanpa informasi identitas yang dapat mengungkap kepengarangan, sejauh memungkinkan. Editor bertanggung jawab memeriksa anonimisasi berkas sebelum penugasan kepada reviewer.
3. Pemeriksaan Awal Manuskrip (Initial Editorial Screening)
Setiap manuskrip yang dikirimkan melalui sistem Open Journal Systems (OJS) akan melalui pemeriksaan awal oleh editor sebelum dikirimkan kepada reviewer.
Pemeriksaan mencakup:
- Kesesuaian topik dengan tujuan dan ruang lingkup jurnal.
- Kelengkapan identitas penulis dan metadata artikel.
- Kesesuaian format dengan template resmi METHONOMIX.
- Kelengkapan abstrak, kata kunci, tabel, gambar, dan referensi.
- Kejelasan rumusan masalah, tujuan, dan kontribusi penelitian.
- Kesesuaian metodologi dengan permasalahan penelitian.
- Orisinalitas dan kepatuhan terhadap etika publikasi.
- Kepatuhan terhadap ketentuan sitasi dan daftar pustaka.
Manuskrip yang tidak memenuhi persyaratan dasar dapat dikembalikan kepada penulis untuk diperbaiki atau ditolak pada tahap awal (desk rejection).
4. Pemeriksaan Similaritas (Similarity Screening)
Manuskrip yang memenuhi persyaratan administratif diperiksa tingkat kemiripannya menggunakan perangkat pemeriksaan similaritas yang digunakan oleh pengelola jurnal.
Berdasarkan Panduan Penulis METHONOMIX, manuskrip wajib memiliki tingkat kemiripan di bawah 20% untuk dapat dilanjutkan ke proses peer review.
Persentase kemiripan tidak secara otomatis menunjukkan plagiarisme. Editor juga mengevaluasi sumber kemiripan, konteks kutipan, atribusi, serta bagian manuskrip yang teridentifikasi.
Manuskrip yang tidak memenuhi persyaratan dapat dikembalikan untuk diperbaiki atau ditolak berdasarkan hasil evaluasi editorial.
5. Pemilihan dan Penugasan Reviewer (Reviewer Selection and Assignment)
Editor memilih reviewer berdasarkan kompetensi akademik, rekam jejak penelitian, bidang keahlian, independensi, dan kesesuaian dengan substansi manuskrip.
Pertimbangan pemilihan reviewer meliputi:
- Keahlian sesuai topik dan pendekatan penelitian.
- Pengalaman penelitian atau publikasi pada bidang terkait.
- Kemampuan memberikan evaluasi ilmiah yang konstruktif.
- Ketersediaan waktu untuk melaksanakan penelaahan.
- Tidak memiliki konflik kepentingan yang mengganggu independensi.
- Kesediaan menjaga kerahasiaan naskah dan informasi editorial.
Reviewer wajib memberitahukan editor apabila memiliki keterbatasan kompetensi, konflik kepentingan, atau tidak dapat menyelesaikan penelaahan sesuai jadwal.
6. Kriteria Penilaian Manuskrip (Manuscript Evaluation Criteria)
Reviewer mengevaluasi manuskrip secara komprehensif berdasarkan kualitas ilmiah dan kontribusinya terhadap bidang ilmu manajemen.
| Aspek Penilaian | Kriteria Evaluasi |
|---|---|
| Orisinalitas | Kebaruan dan kontribusi ilmiah penelitian. |
| Pendahuluan | Kejelasan masalah, kesenjangan penelitian, dan tujuan. |
| Landasan Teori | Relevansi teori dan pengembangan argumentasi ilmiah. |
| Metodologi | Kesesuaian desain, data, instrumen, dan teknik analisis. |
| Hasil Penelitian | Ketepatan penyajian, analisis, dan interpretasi data. |
| Pembahasan | Kedalaman analisis dan hubungan dengan penelitian terdahulu. |
| Kesimpulan | Kesesuaian dengan hasil serta kontribusi penelitian. |
| Referensi | Relevansi, kecukupan, dan konsistensi sitasi. |
| Etika Publikasi | Kepatuhan terhadap integritas penelitian dan publikasi. |
7. Tahapan Proses Penelaahan (Stages of Peer Review)
- Submission: Penulis mengirimkan manuskrip dan melengkapi metadata OJS.
- Initial Screening: Editor memeriksa ruang lingkup, format, kelengkapan, dan orisinalitas.
- Reviewer Assignment: Editor menunjuk reviewer yang kompeten dan independen.
- Peer Review: Reviewer mengevaluasi kualitas ilmiah dan memberikan rekomendasi.
- Editorial Evaluation: Editor mempertimbangkan hasil penelaahan dan menentukan tindak lanjut.
- Author Revision: Penulis memperbaiki manuskrip berdasarkan komentar reviewer.
- Re-evaluation: Editor atau reviewer mengevaluasi naskah hasil revisi apabila diperlukan.
- Final Decision: Editor menetapkan keputusan berdasarkan mutu ilmiah dan hasil evaluasi.
- Copyediting and Production: Naskah yang diterima diproses melalui penyuntingan dan persiapan publikasi.
- Publication: Artikel diterbitkan sesuai jadwal dan kapasitas jurnal.
8. Rekomendasi dan Keputusan Editorial (Review Recommendations and Editorial Decisions)
Reviewer menyampaikan rekomendasi yang disertai argumentasi dan saran perbaikan kepada editor.
Hasil evaluasi dapat menghasilkan keputusan:
- Accept Submission: Manuskrip diterima tanpa revisi substansial.
- Revisions Required: Manuskrip memerlukan perbaikan sebelum dapat dipertimbangkan untuk diterima.
- Resubmit for Review: Manuskrip memerlukan revisi substansial dan penelaahan ulang.
- Decline Submission: Manuskrip ditolak karena tidak memenuhi standar akademik atau kebijakan jurnal.
Rekomendasi reviewer merupakan bahan pertimbangan penting, tetapi keputusan akhir mengenai penerimaan atau penolakan manuskrip merupakan kewenangan Editor-in-Chief atau editor yang diberi kewenangan.
Apabila rekomendasi reviewer berbeda secara signifikan, editor dapat meminta klarifikasi atau penilaian tambahan sebelum mengambil keputusan.
9. Revisi Manuskrip (Manuscript Revision)
Penulis yang menerima permintaan revisi wajib memperbaiki manuskrip secara cermat berdasarkan komentar dan rekomendasi reviewer maupun editor.
Penulis diharapkan:
- Menanggapi setiap komentar reviewer secara sistematis.
- Menyampaikan dokumen tanggapan terhadap reviewer apabila diminta.
- Menjelaskan perubahan yang telah dilakukan.
- Memberikan alasan ilmiah apabila tidak menyetujui saran tertentu.
- Mengunggah naskah revisi melalui sistem OJS.
- Memenuhi tenggat revisi yang ditentukan editor.
Manuskrip hasil revisi dapat diperiksa kembali oleh reviewer yang sama atau reviewer tambahan apabila diperlukan.
Keputusan akhir tidak hanya ditentukan oleh keberadaan revisi, tetapi juga oleh kecukupan perbaikan terhadap masalah ilmiah yang telah diidentifikasi.
10. Estimasi Waktu Penelaahan (Review Timeline)
Berdasarkan Panduan Penulis Jurnal Ilmu Manajemen METHONOMIX, proses penelaahan ilmiah dijadwalkan sekitar 2-4 minggu.
Estimasi tersebut dapat berubah bergantung pada kompleksitas manuskrip, ketersediaan reviewer, kebutuhan revisi, dan proses evaluasi ulang.
Waktu penelaahan tidak merupakan jaminan waktu keseluruhan dari pengiriman manuskrip hingga penerbitan.
11. Kerahasiaan dan Etika Penelaahan (Confidentiality and Review Ethics)
Seluruh manuskrip yang sedang menjalani proses penelaahan merupakan dokumen rahasia.
Editor dan reviewer wajib:
- Menjaga kerahasiaan manuskrip dan informasi penulis.
- Tidak menyebarkan manuskrip tanpa izin editorial.
- Tidak menggunakan data atau gagasan manuskrip untuk kepentingan pribadi.
- Menghindari konflik kepentingan yang dapat memengaruhi objektivitas.
- Memberikan kritik yang konstruktif dan profesional.
- Melaporkan indikasi plagiarisme atau pelanggaran etika kepada editor.
- Menyelesaikan tugas penelaahan secara bertanggung jawab.
- Tidak mengunggah manuskrip rahasia ke layanan AI atau pihak ketiga tanpa izin dan jaminan perlindungan informasi yang memadai.
12. Independensi dan Konflik Kepentingan (Editorial Independence and Conflicts of Interest)
Setiap pihak yang terlibat dalam penelaahan wajib mengungkapkan konflik kepentingan yang berpotensi memengaruhi objektivitas proses editorial.
Editor atau reviewer yang memiliki konflik kepentingan relevan harus mengundurkan diri dari penanganan manuskrip, atau mengikuti tindakan pengelolaan konflik yang ditetapkan jurnal.
Manuskrip yang diajukan oleh editor atau anggota dewan editorial harus ditangani oleh editor lain yang independen dan mengikuti proses penilaian yang setara dengan manuskrip lainnya.
13. Keberatan terhadap Keputusan Editorial (Appeals and Complaints)
Penulis dapat mengajukan keberatan secara tertulis terhadap keputusan editorial apabila memiliki alasan akademik yang jelas atau menemukan ketidaksesuaian dalam proses penilaian.
Keberatan disampaikan kepada Editor-in-Chief melalui saluran komunikasi resmi jurnal dengan mencantumkan identitas manuskrip, alasan keberatan, dan bukti pendukung.
Editor akan mengevaluasi permohonan keberatan secara objektif dan dapat meminta pendapat editor lain atau ahli independen.
Pengajuan keberatan tidak secara otomatis mengubah keputusan editorial. Keputusan akhir ditetapkan berdasarkan hasil evaluasi dan kebijakan jurnal.
14. Transparansi dan Dokumentasi (Transparency and Documentation)
Proses editorial dan penelaahan ilmiah didokumentasikan melalui sistem OJS untuk mendukung keterlacakan dan akuntabilitas pengelolaan manuskrip.
Dokumentasi dapat meliputi:
- Riwayat pengiriman manuskrip.
- Hasil pemeriksaan awal dan similaritas.
- Penugasan dan rekomendasi reviewer.
- Riwayat revisi dan tanggapan penulis.
- Keputusan editorial.
- Komunikasi yang relevan selama proses publikasi.
Dokumen penelaahan disimpan sesuai kebijakan kerahasiaan, keamanan data, dan pengarsipan jurnal.
15. Informasi dan Referensi (Information and References)
- Committee on Publication Ethics (COPE): https://publicationethics.org/
- COPE Ethical Guidelines for Peer Reviewers: Lihat Pedoman
- Panduan Penulis METHONOMIX: Author Guidelines
- Etika Publikasi METHONOMIX: Publication Ethics
- Kontak Editorial METHONOMIX: Contact Information
Komitmen Penelaahan Ilmiah: Jurnal Ilmu Manajemen METHONOMIX berkomitmen menerapkan proses penelaahan yang independen, objektif, konstruktif, dan bertanggung jawab untuk menjamin kualitas, kredibilitas, dan integritas artikel ilmiah yang diterbitkan.
Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi
Universitas Methodist Indonesia
https://ejurnal.methodist.ac.id/index.php/methonomix/index






