Koreksi dan Penarikan Kembali (Correction and Retraction)
Koreksi dan Penarikan Kembali
Correction and Retraction Policy
Jurnal Ilmu Manajemen METHONOMIX
Jurnal Ilmu Manajemen METHONOMIX, yang diterbitkan oleh Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Methodist Indonesia, berkomitmen menjaga akurasi, keandalan, transparansi, dan integritas seluruh artikel ilmiah yang telah diterbitkan.
Kebijakan Koreksi dan Penarikan Kembali (Correction and Retraction Policy) menetapkan prosedur untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, memperbaiki, dan menangani kesalahan maupun pelanggaran serius yang ditemukan setelah publikasi artikel.
Kebijakan ini mengacu pada prinsip Committee on Publication Ethics (COPE), termasuk pedoman penarikan kembali artikel yang diperbarui pada tahun 2025, serta kebijakan etika publikasi METHONOMIX.
1. Tujuan Kebijakan (Policy Objectives)
Kebijakan ini bertujuan untuk:
- Mempertahankan akurasi dan integritas rekam publikasi ilmiah.
- Memberikan mekanisme perbaikan kesalahan pada artikel yang telah diterbitkan.
- Menjamin transparansi dalam penanganan permasalahan publikasi.
- Mengatur penarikan kembali artikel yang terbukti tidak dapat diandalkan.
- Melindungi kepentingan pembaca, penulis, dan komunitas ilmiah.
- Mencegah penyebarluasan temuan penelitian yang menyesatkan.
- Menjamin setiap keputusan editorial didasarkan pada bukti dan prosedur yang adil.
2. Jenis Tindakan Pascapublikasi (Types of Post-Publication Actions)
Jurnal Ilmu Manajemen METHONOMIX membedakan tindakan editorial pascapublikasi berdasarkan sifat, tingkat keseriusan, dan dampak permasalahan terhadap keandalan artikel.
| Jenis Tindakan | Tujuan |
|---|---|
| Correction | Memperbaiki kesalahan tanpa menghilangkan keandalan keseluruhan artikel. |
| Expression of Concern | Memberikan informasi kepada pembaca mengenai persoalan serius yang belum terselesaikan. |
| Retraction | Memberitahukan bahwa artikel memiliki permasalahan serius sehingga temuan atau kesimpulannya tidak dapat diandalkan. |
| Editorial Notice | Menyampaikan klarifikasi atau informasi editorial yang perlu diketahui pembaca. |
3. Kebijakan Koreksi (Correction Policy)
Koreksi dilakukan apabila ditemukan kesalahan dalam artikel yang telah diterbitkan, tetapi kesalahan tersebut tidak menyebabkan keseluruhan temuan atau kesimpulan penelitian menjadi tidak dapat dipercaya.
Kesalahan yang dapat memerlukan koreksi meliputi:
- Kesalahan perhitungan yang tidak mengubah kesimpulan utama.
- Kesalahan penulisan nilai statistik atau data tertentu.
- Kesalahan pada tabel, grafik, atau gambar.
- Kesalahan identitas, afiliasi, atau informasi penulis yang telah diverifikasi.
- Kesalahan sitasi atau informasi bibliografis yang substansial.
- Kesalahan penjelasan metode atau hasil yang memerlukan klarifikasi.
- Kesalahan administratif yang berdampak pada interpretasi artikel.
Apabila kesalahan dinilai signifikan tetapi tidak menghilangkan keandalan artikel, jurnal dapat menerbitkan pemberitahuan koreksi secara terpisah yang mengidentifikasi artikel asli dan menjelaskan bagian yang diperbaiki.
Kesalahan tata bahasa atau kesalahan teknis kecil yang tidak memengaruhi pemahaman ilmiah dapat ditangani melalui perbaikan editorial dengan tetap menjaga keterlacakan perubahan apabila diperlukan.
4. Pernyataan Keprihatinan (Expression of Concern)
Expression of Concern merupakan pemberitahuan editorial kepada pembaca mengenai adanya persoalan serius terkait keandalan atau integritas suatu artikel ketika informasi yang tersedia belum cukup untuk menetapkan keputusan akhir.
Pernyataan ini dapat dipertimbangkan apabila:
- Terdapat dugaan pelanggaran serius yang masih dalam proses pemeriksaan.
- Bukti yang tersedia belum memberikan kesimpulan yang memadai.
- Terdapat alasan kuat untuk mempertanyakan keandalan artikel.
- Pemeriksaan oleh institusi atau pihak berwenang memerlukan waktu yang panjang.
- Hasil penyelidikan belum dapat diperoleh atau terdapat kekhawatiran mengenai kecukupan proses penyelidikan.
Pernyataan keprihatinan harus menjelaskan alasan penerbitannya secara objektif dan tidak menyatakan pelanggaran telah terbukti apabila pemeriksaan masih berlangsung.
Setelah proses pemeriksaan selesai, tim editorial dapat memperbarui status artikel melalui klarifikasi, koreksi, penarikan kembali, atau pemberitahuan penyelesaian kasus.
5. Kebijakan Penarikan Kembali (Retraction Policy)
Penarikan kembali (retraction) dilakukan apabila terdapat bukti yang memadai bahwa artikel mengandung permasalahan serius sehingga temuan atau kesimpulan utamanya tidak dapat diandalkan.
Penarikan kembali dapat dipertimbangkan apabila ditemukan:
- Fabrikasi Data: Pembuatan data atau hasil penelitian yang tidak berdasarkan penelitian nyata.
- Falsifikasi Data: Manipulasi data, instrumen, atau hasil penelitian yang menyebabkan temuan tidak dapat dipercaya.
- Plagiarisme Substansial: Penggunaan karya, data, atau ide pihak lain tanpa atribusi atau izin yang semestinya.
- Kesalahan Serius: Kesalahan metodologis, analisis, atau perhitungan yang menghilangkan keandalan temuan utama.
- Publikasi Ganda: Penerbitan substansi penelitian yang sama tanpa pengungkapan, atribusi, atau alasan yang dapat dibenarkan.
- Pelanggaran Etika Penelitian: Pelaksanaan penelitian yang melanggar ketentuan etika secara serius.
- Manipulasi Peer Review: Penyalahgunaan atau rekayasa proses penelaahan yang merusak integritas keputusan publikasi.
- Pelanggaran Publikasi Lainnya: Penyalahgunaan identitas, kepengarangan fiktif, penggunaan data tanpa kewenangan, atau konflik kepentingan serius yang menyebabkan keandalan artikel dipertanyakan.
Penarikan kembali bertujuan memperbaiki rekam literatur ilmiah dan memberikan informasi yang benar kepada pembaca, bukan sebagai bentuk hukuman terhadap penulis.
Kesalahan penelitian yang terjadi tanpa unsur kesengajaan juga dapat menyebabkan penarikan kembali apabila hasilnya tidak lagi dapat dipercaya.
6. Prosedur Pelaporan dan Pemeriksaan (Reporting and Investigation Procedure)
Laporan atau permintaan koreksi dan penarikan kembali dapat disampaikan oleh penulis, pembaca, reviewer, editor, institusi, maupun pihak lain yang memiliki informasi dan bukti yang relevan.
Laporan disampaikan secara tertulis kepada Editor-in-Chief melalui informasi kontak resmi jurnal.
Proses penanganan mencakup tahapan berikut:
- Penerimaan Laporan: Editor menerima laporan dan mencatat identitas artikel serta permasalahan yang diajukan.
- Pemeriksaan Awal: Editor menilai kelengkapan laporan dan kecukupan informasi pendukung.
- Pengumpulan Bukti: Tim editorial menelaah dokumen, data, publikasi, dan informasi relevan.
- Klarifikasi Penulis: Penulis diberikan kesempatan menyampaikan penjelasan dan bukti pendukung.
- Evaluasi Independen: Editor dapat meminta pendapat reviewer, ahli independen, atau institusi terkait.
- Penetapan Keputusan: Editor menentukan tindakan yang sesuai berdasarkan bukti dan tingkat keandalan artikel.
- Pemberitahuan: Hasil keputusan disampaikan kepada pihak terkait secara proporsional.
- Publikasi Tindakan: Apabila diperlukan, jurnal menerbitkan pemberitahuan koreksi, expression of concern, atau retraction.
Penanganan dilakukan sesegera mungkin dengan mempertimbangkan kompleksitas kasus, ketersediaan bukti, dan kebutuhan pemeriksaan tambahan.
7. Penerbitan Pemberitahuan Koreksi (Publication of Correction Notices)
Apabila koreksi dinyatakan diperlukan, jurnal menerbitkan pemberitahuan yang secara jelas mengidentifikasi artikel asli.
Pemberitahuan koreksi sebaiknya mencakup:
- Judul artikel asli.
- Nama penulis dan identitas publikasi.
- DOI atau URL artikel apabila tersedia.
- Uraian kesalahan yang ditemukan.
- Informasi bagian yang diperbaiki.
- Penjelasan mengenai dampak koreksi terhadap hasil dan kesimpulan.
- Tanggal penerbitan pemberitahuan koreksi.
Pemberitahuan koreksi ditautkan dengan artikel asli. Jika berkas artikel diperbarui, perubahan harus dapat ditelusuri melalui catatan versi atau pemberitahuan editorial.
8. Penerbitan Pemberitahuan Penarikan (Publication of Retraction Notices)
Penarikan kembali artikel dilakukan melalui pemberitahuan resmi yang dapat diakses secara terbuka oleh pembaca.
Pemberitahuan penarikan kembali harus memuat:
- Judul pemberitahuan yang secara jelas menggunakan istilah Retraction atau Penarikan Kembali.
- Identitas lengkap artikel yang ditarik.
- Nama penulis dan informasi bibliografis.
- DOI atau tautan menuju artikel asli.
- Alasan penarikan kembali secara jelas dan faktual.
- Informasi mengenai pihak yang mengeluarkan keputusan penarikan.
- Penjelasan yang membedakan kesalahan tidak disengaja dan pelanggaran etika apabila telah dapat ditentukan.
- Tanggal penerbitan pemberitahuan penarikan.
Pemberitahuan penarikan tidak boleh mengandung pernyataan yang tidak didukung bukti atau tuduhan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Artikel yang ditarik pada prinsipnya tetap tersedia dalam arsip jurnal untuk menjaga integritas rekam publikasi, dengan penandaan yang jelas sebagai RETRACTED atau DITARIK KEMBALI.
Artikel asli dan pemberitahuan penarikan harus saling terhubung, termasuk melalui halaman artikel, abstrak, dan dokumen PDF apabila memungkinkan.
Penghapusan konten secara menyeluruh hanya dipertimbangkan dalam keadaan luar biasa, misalnya untuk mematuhi kewajiban hukum atau melindungi keselamatan, privasi, dan hak pihak terkait.
9. Metadata, DOI, dan Arsip OJS (Metadata, DOI, and OJS Archives)
Setiap tindakan koreksi atau penarikan kembali perlu dicatat secara jelas dalam sistem penerbitan elektronik Jurnal Ilmu Manajemen METHONOMIX.
Pengelolaan metadata dan arsip meliputi:
- Mempertahankan keterlacakan artikel asli.
- Menambahkan informasi status koreksi atau penarikan pada halaman artikel.
- Menautkan pemberitahuan editorial dengan artikel yang bersangkutan.
- Memperbarui metadata DOI dan informasi terkait pada layanan registrasi apabila diperlukan serta didukung layanan tersebut.
- Menjaga akses terhadap rekam publikasi sesuai kebijakan pengarsipan elektronik.
- Memastikan pembaca dapat membedakan artikel aktif, dikoreksi, dan ditarik kembali.
Pengelola jurnal berupaya menjaga konsistensi informasi antara halaman OJS, dokumen artikel, metadata publikasi, dan sistem pengindeksan terkait.
10. Hak Penulis dan Tanggung Jawab Editorial (Authors' Rights and Editorial Responsibilities)
Penulis memiliki hak untuk memperoleh informasi mengenai permasalahan yang dilaporkan dan memberikan klarifikasi sebelum keputusan editorial ditetapkan, sepanjang memungkinkan.
Editor bertanggung jawab memastikan pemeriksaan dilakukan secara objektif, adil, independen, dan berdasarkan bukti.
Editor-in-Chief memiliki tanggung jawab akhir terhadap keputusan koreksi dan penarikan, dengan dukungan tim editorial dan penerbit sesuai kewenangan masing-masing.
Apabila editor memiliki konflik kepentingan, penanganan kasus harus dialihkan kepada editor lain yang independen.
Penolakan atau ketidaksepakatan penulis terhadap keputusan tidak secara otomatis menghalangi penerbitan penarikan kembali apabila terdapat bukti yang memadai.
11. Prosedur Pengajuan dan Kontak (Requests and Contact Information)
Permintaan koreksi, klarifikasi, atau penarikan kembali disampaikan secara tertulis melalui kontak resmi Jurnal Ilmu Manajemen METHONOMIX.
Permintaan sebaiknya mencantumkan:
- Judul dan identitas artikel yang dilaporkan.
- Nama penulis, volume, nomor, dan tahun publikasi.
- DOI atau URL artikel apabila tersedia.
- Penjelasan mengenai kesalahan atau dugaan pelanggaran.
- Bukti atau dokumen pendukung yang relevan.
- Informasi kontak pengirim laporan.
Kontak Editorial:
Contact - Jurnal Ilmu Manajemen METHONOMIX
12. Referensi Kebijakan (Policy References)
Kebijakan Koreksi dan Penarikan Kembali ini disusun berdasarkan prinsip integritas publikasi ilmiah dan pedoman berikut:
- COPE Retraction Guidelines (2025): Lihat Pedoman COPE
- COPE - Publication Ethics: https://publicationethics.org/
- ICMJE - Scientific Misconduct, Expressions of Concern, and Retraction: Lihat Rekomendasi
- Etika Publikasi METHONOMIX: Publication Ethics
Komitmen Integritas Publikasi: Jurnal Ilmu Manajemen METHONOMIX berkomitmen mempertahankan keakuratan, transparansi, dan keandalan rekam publikasi ilmiah melalui penerapan kebijakan koreksi, pernyataan keprihatinan, dan penarikan kembali artikel secara objektif, adil, serta bertanggung jawab.
Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi
Universitas Methodist Indonesia
https://ejurnal.methodist.ac.id/index.php/methonomix/index






