A Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Lingkar Pinggang terhadap Ketahanan Kardiorespirasi pada Siswa SMA Methodist 1 Medan, Sumatera Utara Tahun 2023–2024.
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DAN LINGKAR PINGGANG TERHADAP KETAHANAN KARDIORESPIRASI PADA SISWA SMA METHODIST 1 MEDAN SUMATERA UTARA 2023-2024
Kata Kunci:
Indeks Massa Tubuh, Lingkar Pinggang, Ketahanan Kardiorespirasi, VO2Maks, Fast Food, JajananAbstrak
ABSTRAK
Saat ini, kehidupan modern, khususnya di perkotaan, mendorong gaya hidup konsumsi instan, terutama di kalangan remaja. Dengan kemajuan teknologi, remaja dapat dengan mudah memesan makanan cepat saji melalui aplikasi pengantaran, menjadikan fast food pilihan yang umum. Selain fast food, jajanan sekolah juga sangat digemari oleh remaja. Pola konsumsi yang berlebihan ini, jika berlangsung lama, dapat menyebabkan akumulasi lemak yang berdampak pada indeks massa tubuh (IMT) dan lingkar pinggang. Menurut profil kesehatan 2019, 35,4% remaja mengalami obesitas, dengan prevalensi tertinggi di perkotaan sebesar 25,1%. Akumulasi lemak berlebih memberikan tekanan pada fungsi kardiorespirasi, mengurangi kapasitas paru-paru yang tercermin dalam VO2Max atau ketahanan kardiorespirasi. Penurunan ketahanan kardiorespirasi ini secara signifikan memengaruhi kualitas hidup seseorang, membuatnya mudah merasa lelah dan membatasi kemampuannya untuk melakukan aktivitas fisik dalam jangka waktu yang lama.Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara indeks massa tubuh dan lingkar pinggang terhadap ketahanan kardiorespirasi pada siswa SMA Methodist 1 Medan, Sumatera Utara.




INDEKS
