Pengelompokan Tingkat Ketergantungan Game Mobile Legends Pada Mahasiswa Dengan Metode K-Medoids

Penulis

  • Chrisvan doly simamora Universitas methodist Indonesia
  • Yolanda Rumapea Universitas Methodist Indonesia
  • Harlen Gilbert Simanullang Universitas Methodist Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.46880/methosisfo.v6i2.5393

Kata Kunci:

Pengelompokan Mahasiswa, Ketergantungan Game, K-Medoids, Mobile Legends, Python

Abstrak

Perkembangan teknologi digital dan penetrasi internet yang semakin luas telah menjadikan Mobile Legends: Bang Bang sebagai salah satu permainan daring paling populer di kalangan mahasiswa. Intensitas bermain yang tinggi berpotensi menimbulkan ketergantungan yang berdampak negatif terhadap aktivitas akademik dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan tingkat ketergantungan mahasiswa terhadap permainan Mobile Legends menggunakan metode K-Medoids Clustering, yang lebih tangguh terhadap data pencilan dibandingkan metode K-Means. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 200 responden mahasiswa, dengan sepuluh indikator perilaku bermain yang dinilai menggunakan skala Likert 1–5. Proses pengolahan data dilakukan secara manual dan melalui perangkat lunak Python, dengan menggunakan jarak Euclidean Distance dan jumlah klaster sebanyak tiga, yaitu ketergantungan rendah, sedang, dan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 136 mahasiswa (68%) termasuk dalam kategori ketergantungan tinggi, 60 mahasiswa (30%) berada pada kategori ketergantungan sedang, dan hanya 4 mahasiswa (2%) tergolong ketergantungan rendah. Temuan ini mengindikasikan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki tingkat ketergantungan yang cukup tinggi terhadap game Mobile Legends, sehingga diperlukan upaya pengendalian waktu bermain dan peningkatan kesadaran digital agar aktivitas akademik tidak terganggu.

Unduhan

Diterbitkan

2026-10-18

Terbitan

Bagian

##section.default.title##