PREDIKSI PENJUALAN PUPUK NON SUBSIDI UNTUK PETANI DI KECAMATAN KUALA MENGGUNAKAN METODE SINGLE EXPONENTIAL SMOOTHING (STUDI KASUS: UD. MANIK TANI)
DOI:
https://doi.org/10.46880/methosisfo.v6i2.5352Kata Kunci:
Prediksi, Penjualan, Pupuk Non Subsidi, Single Exponential Smoothing, MAPEAbstrak
ABSTRAK
Histori Artikel: Keywords:
Prediksi, Penjualan, Pupuk Non
Subsidi, Single Exponential
Smoothing, MAPE
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan prediksi penjualan pupuk non
subsidi bagi petani di Kecamatan Kuala dengan menggunakan metode Single
Exponential Smoothing (SES). Studi kasus dilakukan pada UD. Manik Tani
sebagai salah satu penyedia pupuk non subsidi di wilayah tersebut.
Permasalahan utama yang dihadapi adalah ketidakpastian dalam
memperkirakan permintaan pupuk yang dapat berpengaruh terhadap
ketersediaan dan pelayanan kepada petani. Data penjualan pupuk non subsidi
yang digunakan dalam penelitian ini mencakup beberapa jenis pupuk, yaitu
Urea, KCL, NPK Mutiara, NPK Kelapa Sawit, dan TSP 46. Analisis
dilakukan dengan menentukan parameter pemulusan (α) terbaik untuk
masing-masing jenis pupuk berdasarkan nilai Mean Absolute Percentage
Error (MAPE) terkecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prediksi
penjualan pupuk pada bulan Agustus 2025 adalah: Urea sebesar 5.375,50,
KCL sebesar 2.009,43, NPK Mutiara sebesar 2.313,13, NPK Kelapa Sawit
sebesar 5.326,43, dan TSP 46 sebesar 1.387,32. Adapun hasil perhitungan
nilai error (MAPE) terbaik diperoleh masing-masing untuk jenis pupuk:
Urea sebesar 5,00% (α = 0,3), KCL sebesar 9,29% (α = 0,1), NPK Mutiara
sebesar 8,10% (α = 0,1), NPK Kelapa Sawit sebesar 3,49% (α = 0,3), dan
TSP 46 sebesar 11,82% (α = 0,2). Dengan rata-rata nilai MAPE < 10%, maka
dapat disimpulkan bahwa hasil peramalan menggunakan metode Single
Exponential Smoothing sangat baik dan dapat dijadikan acuan dalam
mendukung pengambilan keputusan terkait distribusi dan penjualan pupuk
non subsidi di UD. Manik Tani.




