MISI KONTEKSTUAL GEREJA SEBAGAI SARANA TRANSFORMASI PEMBELAJARAN MENUJU AGEN PERUBAHAN GLOBAL YANG ALKITABIAH DALAM MASYARAKAT MULTIKULTURAL
Kata Kunci:
Misi kontekstual, transformasi, global, alkitabiah, masyarakat multikulturalAbstrak
Keberagaman budaya, etnis, bahasa, tradisi, dan pandangan keagamaan dalam masyarakat multikultural menjadi tantangan penting bagi gereja dalam melaksanakan panggilan misinya secara relevan dan kontekstual. Perubahan sosial yang dipengaruhi oleh globalisasi dan perkembangan teknologi menuntut gereja untuk menghadirkan bentuk ibadah yang tidak hanya bersifat liturgis, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan spiritual dan sosial masyarakat modern. Dalam konteks tersebut, misi kontekstual dipahami sebagai pendekatan strategis yang menghubungkan nilai-nilai Injil dengan realitas kehidupan masyarakat yang plural. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran misi kontekstual sebagai strategi ibadah gereja dalam membangun kehidupan yang harmonis di tengah masyarakat multikultural tanpa mengabaikan dasar-dasar teologis Kristen. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dengan menelaah berbagai literatur mengenai teologi misi, ibadah kontekstual, dan masyarakat multikultural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan misi kontekstual mampu menciptakan ibadah yang lebih komunikatif, inklusif, dan partisipatif melalui pemanfaatan unsur budaya lokal serta pendekatan dialogis yang menghargai keberagaman. Selain memperkuat spiritualitas jemaat, ibadah kontekstual juga berkontribusi dalam menanamkan nilai kasih, toleransi, dan perdamaian. Dengan demikian, gereja dapat berperan sebagai agen rekonsiliasi dan transformasi sosial di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk.



