SUATU STUDY TENTANG ISLAM NUSANTARA DAN RELEVANSINYA TERHADAP KEMAJEMUKAN DI INDONESIA

Penulis

  • Jonsen Sembiring Sekolah Tinggi Teologi Gereja Methodist Indonesia
  • Desi Natalia Berutu Sekolah Tinggi Teologi Gereja Methodist Indonesia
  • Lina Rahmawati Manik Sekolah Tinggi Teologi Gereja Methodist Indonesia
  • Thessa Veronika Simanjuntak Sekolah Tinggi Teologi Gereja Methodist Indonesia
  • Mangatas Parhusip Sekolah Tinggi Teologi Gereja Methodist Indonesia

Kata Kunci:

Islam Nusantara, Budaya Lokal, Toleransi, Moderasi, Islam Kontekstual

Abstrak

Islam Nusantara merupakan pendekatan keislaman yang lahir dari proses panjang melalui interaksi antara ajaran Islam dan kebudayaan lokal di Indonesia. Konsep ini menekankan penyebaran Islam yang damai, toleran, dan kontekstual tanpa menghilangkan nilai universalnya. Islam Nusantara mengedepankan moderasi, penghormatan terhadap tradisi, serta penguatan harmoni sosial dalam masyarakat majemuk. Melalui peran para ulama dan wali, Islam diterima luas karena bersinergi dengan adat dan kearifan lokal. Dalam era globalisasi, Islam Nusantara menjadi model keberagamaan yang relevan untuk menghadapi radikalisme dan krisis identitas. Sebagai wajah Islam yang ramah dan inklusif, ia mencerminkan kemampuan Islam untuk berdialog dengan budaya tanpa kehilangan esensi ajarannya. Dengan demikian, Islam Nusantara bukan bentuk Islam baru, melainkan cara khas umat Islam Indonesia dalam memahami dan mengamalkan ajaran Islam secara damai dan kontekstual.

Unduhan

Diterbitkan

2025-07-01

Terbitan

Bagian

Teologi Anugerah