ARTIFICIAL INTELLIGENCE DAN MASA DEPAN PENDIDIKAN TEOLOGI : TRANSFORMASI ATAU DISRUPSI?
Kata Kunci:
Artificial Intelligence, Teologi & Pendidikan TeologiAbstrak
Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, termasuk dalam ranah pendidikan teologi. Teknologi ini menyediakan beragam potensi untuk meningkatkan mutu pembelajaran melalui penyesuaian materi secara individual, pemrosesan teks-teks keagamaan secara lebih mendalam, serta penyederhanaan tugas administratif. Meski demikian, penggunaannya perlu ditelaah secara teologis agar tidak menggeser nilai-nilai inti seperti spiritualitas, relasi antarpribadi, dan keutuhan iman. Penelitian ini menelaah sejauh mana AI dapat memenuhi kebutuhan dosen, mahasiswa, pemimpin gereja, dan pelayanan gereja. Jika dikelola dengan dasar iman dan kebijaksanaan rohani, Artificial Intelligence (AI) berpotensi menjadi sarana yang membangun karakter, memperkuat pertumbuhan spiritual, dan mendorong kepemimpinan gerejawi. Di tengah derasnya arus digitalisasi, pendidikan teologi dituntut untuk mampu mengintegrasikan teknologi secara reflektif dan berdasarkan nilai-nilai iman, agar tetap relevan dan berdampak di tengah perubahan zaman.



