KARAKTER SEORANG METHODIST
Kata Kunci:
John Wesley, Methodist, karakter, tanda pembedaAbstrak
Bangunan bertahan lama karena bertumpu pada fondasi yang kokoh. Tanpa fondasi yang baik, bangunan mungkin bertahan untuk sementara waktu, tetapi tidak dapat bertahan lama. Demikian pula, John Wesley memahami bahwa Methodistme dapat dimulai dan tetap eksis ketika dibangun di atas fondasi yang baik. John Wesley didalam menjelaskan tentang karakter seseorang yang disebut Methodist, ia menjelaskan ciri-ciri fondasi yang baik. Ia menggambarkannya dalam istilah "tanda pembeda"—fondasi yang akan membangun seseorang atau kelompok Methodist pada pijakan yang benar dan menopangnya dari masa ke masa. Wesley tidak memahami tanda-tanda ini dalam arti terisolasi atau sektarian, melainkan sebagai kehidupan pemuridan yang dijalani dalam kaitannya dengan prinsip dan praktik Alkitab yang telah diikuti oleh semua orang Kristen sejak zaman Yesus. Sebagai seorang pembimbing rohani yang bijaksana, ia tahu bahwa Methodistme, seperti gerakan lainnya, tidak dapat terus bertahan jika itu hanya ungkapan pengalaman singkat dengan Tuhan. Betapapun tulusnya pengalaman tersebut, faktor-faktor lain harus ada agar seseorang atau kelompok dapat tetap hidup bagi Tuhan. Jadi, dalam Karakter Seorang Methodist, Wesley memberikan fondasi yang kokoh bagi gerakan Methodist awal khususnya, dan fondasi yang penting bagi setiap pengikut Kristus. John Wesley sebagi the Founding Father Methodist berkenaan dengan apa yang seharusnya yang akan dipahami seseorang yang disebut Methodist tentang kepercayaan, tentang apa yang diajarkan, dan lakukan, maka Wesley menulis dokumen dasar yang disebut Karakter Seorang Methodist, untuk memberikan kekuatan yang menopang bagi Methodistme kelak. Dokumen aslinya tetap menjadi anugerah bagi seseorang yang disebut Methodist hingga saat ini. Di dalamnya, Wesley memberi lima tanda untuk meneguhkan identitas seorang yang disebut Methodist (orang Kristen) sebagai murid dan pengikut Kristus yang sejati dan berbuah yaitu:1. Seorang Methodist Mengasihi Allah; 2. Seorang Methodist Bersukacita dalam Tuhan; 3. Seorang Methodist Mengucap Syukur; 4. Seorang Methodist Berdoa Terus-menerus; dan 5. Seorang Methodist Mengasihi Sesama. Tulisan ini dibuat untuk memberi seseorang yang disebut Methodist (tentu juga bagi semua orang Kristen) kesempatan merenungkan setiap karakteristik ini dan menerapkannya dalam kehidupan nyata.



