TEOLOGI JOHN WESLEY TENTANG UANG

Penulis

  • Manimpan Hutasoit Sekolah Tinggi Teologi Gereja Methodist Indonesia Bandar Baru

Kata Kunci:

John Wesley, teologi uang, cari uang, simpan uang, beri uang

Abstrak

Banyak para pelayan rohani Kristen merasa enggan dan tidak pantas untuk berbicara atau berkhotbah tentang masalah uang, berdasarkan ayat Alkitab: "Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang" (1 Tim. 6:10). Sikap seperti itu tampak dan terdengar sangat rohani, tetapi tidak alkitabiah. Bagi John Wesley, dan ini alkitabiah, uang adalah anugerah Allah yang luar biasa. Dengan penuh perhatian, John Wesley mengingatkan bahwa akar segala kejahatan adalah "cinta" akan uang (sikap yang tidak benar terhadap uang dan bukan uang itu sendiri sebagai suatu benda) yang merupakan akar segala kejahatan. Wesley menjadi sangat prihatin ketika ia melihat banyak orang Methodist menjadi semakin kaya dan pada saat yang sama menurun kemurahan hatinya. Teologi Wesley tentang uang adalah titik awal dari bagian pertama Aturan Umum (Pedoman untuk Kehidupan Metodis) yaitu poin Aturan Negatif. 14, di mana John Wesley menasihati agar dalam hal mengumpulkan kekayaan, lebih ditekankan untuk menyimpan harta di surga daripada mengumpulkan harta duniawi (Mat. 19:16). John Wesley menasihati agar setiap orang tidak hanya memperhatikan kebutuhannya sendiri, menjadi egois, tetapi juga mampu berbagi dengan orang lain yang membutuhkan. Hal ini juga didasarkan pada pengalaman John Wesley dalam mengelola keuangannya. Ia akhirnya menggunakan lebih banyak lagi uang yang dimilikinya  untuk memberdayakan mereka yang miskin. Wesley mengembangkan prinsip "Tiga Aturan Sederhana" mengenai uang dengan berkata: Gain as All You Can (Dapatkan Semua yang Kamu Bisa); Save All You Can (SimpanSebanyak-banyaknya yang Kamu Mampu); dan Give All You Can (Berikan Sebanyak-banyaknya yang Kamu Bisa)  

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-18

Terbitan

Bagian

Teologi Anugerah