RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.) TERHADAP WAKTU PEMBUMBUNAN DAN DOSIS PUPUK SP-36
DOI:
https://doi.org/10.46880/mtg.v11i2.5081Keywords:
Kacang tanah, pupuk SP-36, pertumbuhan tanaman, produksi polong,Abstract
Penelitian ini mengkaji respon pertumbuhan dan produksi kacang tanah (Arachis hypogaea L.) var. Gajah terhadap waktu pembumbunan dan dosis pupuk SP-36. Percobaan menggunakan rancangan acak kelompok faktorial dengan dua faktor, yaitu waktu pembumbunan (25, 35, 45 HST) dan dosis pupuk SP-36 (100, 125, 150 kg/ha), masing-masing tiga taraf dan tiga ulangan. Penelitian dilakukan di Medan (32 mdpl) pada Maret-Mei 2025, dengan lahan diolah hingga gembur, benih didisinfeksi, tanam tugal (30x35 cm), pemupukan dasar SP-36 pada 14 HST, pembumbunan berulang setiap 10 hari, serta pemeliharaan intensif hingga panen 90 HST. Parameter meliputi tinggi tanaman (3-5 MST), jumlah cabang, umur berbunga, jumlah ginofor, bobot polong basah/kering, dan bobot 100 biji kering; dianalisis sidik ragam dan BNJ 5%. Hasil menunjukkan waktu pembumbunan optimal pada 25 HST meningkatkan tinggi tanaman, cabang, dan ginofor signifikan dibanding 45 HST, sementara dosis 150 kg/ha SP-36 menghasilkan bobot polong kering tertinggi (hingga 20% lebih baik). Interaksi P1S3 paling unggul pada produksi. Kesimpulan: Kombinasi pembumbunan awal dan dosis tinggi SP-36 direkomendasikan untuk produktivitas maksimal di lahan tropis Medan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Meylin Kristina Saragih, Parsaoran Sihombing, Irvan Rokana Manik, Lince Romauli Panataria, Efbertias Sitorus, Agnes Imelda Manurung

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.