Analisis Pola Risiko Penyakit Tidak Menular Menggunakan Metode Apriori (Studi Kasus: Puskesmas_Berastagi)
Kata Kunci:
Faktor Resiko, Apriori, Penyakit Tidak Menular, asosiasi, PolaAbstrak
Peningkatan kasus Penyakit Tidak Menular (PTM) di Puskesmas Berastagi menuntut identifikasi pola faktor risiko secara akurat. Penelitian ini menerapkan algoritma Apriori untuk menganalisis data kesehatan dan menemukan pola asosiasi antara faktor risiko dan PTM. Hasil menunjukkan bahwa pola faktor risiko stres, pola makan buruk, kurang aktivitas fisik, obesitas, merokok, dan riwayat keluarga merupakan faktor risiko yang paling dominan muncul pada Penyakit Tidak Menular (PTM). Faktor-faktor tersebut memiliki asosiasi kuat dengan penyakit hipertensi, diabetes, kanker, jantung koroner, dan asma. Contoh asosiasi signifikan meliputi kombinasi kemunculan pola risiko riwayat keluarga, obesitas, dan pola makan buruk berhubungan dengan penyakit hipertensi (60%), serta hipertensi dengan faktor risiko merokok (78,9%) dan kurang aktivitas fisik (61,4%). Penyakit Asma juga ditemukan sangat berkaitan dengan riwayat keluarga (93,3%). Temuan ini memberikan dasar untuk intervensi preventif yang lebih tepat sasaran dalam upaya menekan prevalensi PTM di wilayah Puskesmas Berastagi.




