Pemetaan Lokasi Daerah Penghasil Jeruk di Kabupaten Karo
DOI:
https://doi.org/10.46880/methosisfo.v6i2.4516Keywords:
Pemetaan, Kebun Jeruk, GIS, Analisis SpasialAbstract
Skripsi ini berjudul “PEMETAAN LOKASI DAERAH PENGHASIL JERUK DI
KABUPATEN KARO”, yang bertujuan untuk memetakan lokasi-lokasi wilayah
penghasil jeruk di Kabupaten Karo secara spasial dengan menggunakan Sistem
Informasi Geografis (GIS). Kabupaten Karo merupakan salah satu daerah sentra
produksi jeruk di Sumatera Utara, namun informasi mengenai sebaran wilayah
penghasil jeruk belum terdokumentasi secara spasial dalam bentuk peta digital yang
akurat. Penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan peta persebaran produksi jeruk
berdasarkan data dari tahun 2019-2023. Metode yang digunakan dalam penelitian
ini adalah analisis spasial dan analisis temporal menggunakan perangkat lunak
ArcMap. Data yang digunakan meliputi nama kecamatan, luas tanam, luas panen,
dan jumlah produksi jeruk per tahun yang diperoleh dari Dinas Pertanian Kabupaten
Karo. Data tersebut kemudian diolah menjadi titik koordinat dan ditampilkan dalam
bentuk peta tematik untuk melihat pola sebaran dan tren produksinya setiap tahun.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa kecamatan seperti Munte, Tiga
Panah, dan Merek merupakan daerah penghasil jeruk utama dengan produksi yang
tinggi setiap tahunnya, sementara beberapa kecamatan lainnya mengalami fluktuasi
atau penurunan produksi. Melalui pemanfaatan GIS, hasil pemetaan ini dapat
digunakan sebagai referensi dalam penyusunan kebijakan pengembangan pertanian
jeruk yang lebih tepat sasaran di Kabupaten Karo.

