Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan SMP Favorite di Pematang Siantar Menggunakan Metode Logika Fuzzy Tsukamoto (Studi Kasus Dinas Pendidikan Pematangsiantar)

Penulis

  • Teguh Kristian Saragih Mahasiswa
  • Alfonsus Situmorang Universitas Methodist Indonesia
  • Samuel Manurung Universitas Methodist Indonesia

Kata Kunci:

Sistem Pendukung Keputusan, Fuzzy Stukamoto, Pemilihan SMP Favorit, defuzifikasi

Abstrak

Pemilihan SMP favorit memiliki beberapa faktor antara lain adalah kualitas pendidikan, akreditasi sekolah, dan fasilitas sekolah. Tujuan dari penelitian ini untuk membuat memprediksi pemilihan SMP favorit di PematangSiantar dengan menggunakan metode fuzzy Tsukamoto yang bermanfaat bagi orang tua dan siswa dalam memilih sekolah yang sesuai dengan preferensi mereka. Penelitian ini juga dapat memberikan masukan bagi pihak sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan, fasilitas sekolah. Logika fuzzy Tsukamoto, setiap konsekuen pada aturan yang berbentuk IF-THEN harus direpresentasikan. Setiap garis direpresentasikan menggunakan himpunan fuzzy, dengan fitur keanggotaan yang monoton. Kemudian untuk menentukan hasil tetap (crisp solution), digunakan rumus defuzzifikasi yang disebut metode defuzzifier rata-rata (center average defuzzifier). Fuzzy Tsukamoto digunakan untuk menggambarkan ketidakjelasan dan ketidakpastian. fuzzy Tsukamoto juga dapat menghasilkan keputusan yang lebih adil dan manusiawi. Sistem Pendukung Kepurusan (SPK) merupakan suatu sistem informasi spesifik yang ditujukan untuk membantu manajemen dalam mengambil keputusan yang berkaitan dengan persoalan yang bersifat terstruktur. Dengan Metode Tsukamoto dapat dimanfaatkan untuk melakukan perhitungan yang sulit dalam mengambil suatu keputusan yang didasarkan oleh kondisi dan variable tertentu. Berdasarkan hasil proses perancangan dan pembuatan perangkat lunak Aplikasi Sistem Penduduk Keputusan ini, menyimpulkan bahwa Metode Tsukamoto menghasilkan perangkingan alternatif berdasarkan nilai rata-rata terbobot untuk menghitung nilai berdasarkan dari variabel kualitas akademik, fasilitas akademik, dan akreditas dari setiap alternatif sehingga memberikan alternatif terbaik dengan memilih kriteriakriteria dan SMP 1 memperoleh nilai tertinggi dengan nilai nominal 85.828231292517, dan mendudukin peringkat 1.

Unduhan

Diterbitkan

2025-04-30

Terbitan

Bagian

##section.default.title##