Prediksi Jumlah Produksi Kelapa Sawit di Indonesia Menggunakan Algoritma Backpropagation
DOI:
https://doi.org/10.46880/methoda.Vol14No2.pp166-174Kata Kunci:
Kelapa Sawit, Ekonomi, Fluktuasi, Prediksi, BackpropagationAbstrak
Indonesia adalah negara yang mempunyai keunggulan di bidang pertanian yang mempunyai wilayah perkebunan dan pertanian terluas di ASEAN, salah satunya adalah perkebunan kelapa sawit. Indonesia termasuk pelaku usaha minyak sawit mentah (CPO) terbesar di dunia. Semakin banyak pabrik kelapa sawit dan lahan kelapa sawit yang dikonversi menjadi budidaya kelapa sawit, karena perkebunan kelapa sawit lebih bermanfaat bagi petani dan pengolah kelapa sawit. Perkebunan Kelapa Sawit masih berupaya dengan beberapa cara untuk menjaga kestabilan permintaan pasar, salah satunya dengan meningkatkan produksi minyak sawit, karena minyak sawit merupakan sumber utama dari turunan produk lain. Produksi minyak sawit mengalami fluktuasi setiap bulannya, namun naik turunnya diakibatkan oleh banyak faktor yaitu iklim, curah hujan, kesuburan tanah, harga jual, dan lain-lain. Berkurangnya produksi berdampak langsung terhadap pendapatan petani dan pekerja di sektor tersebut, yang pada akhirnya dapat menyebabkan ketidakstabilan perekonomian. Perlu adanya tindakan untuk menjamin kelangsungan industri ini, salah satunya dengan melakukan prediksi. Salah satu teknik prediksi adalah jaringan saraf tiruan Backpropagation. Model prediksi dapat memberikan perkiraan produksi minyak sawit di tingkat provinsi yang sangat akurat. Dengan menganalisis data historis, penelitian ini dapat mengidentifikasi pola yang dapat membantu memprediksi produksi minyak sawit di masa depan. Urgensinya terletak pada peran strategis kelapa sawit dalam perekonomian Indonesia.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 M. Safii, Ommi Alfina

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.







