Methodist Journal of Community Services on Health Sciences (MJCHS)
https://ejurnal.methodist.ac.id/index.php/mjchs
<p>Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakutlas Kedoketeran Universitas Methodist Indonesia</p>id-IDMethodist Journal of Community Services on Health Sciences (MJCHS)PENYULUHAN PENCEGAHAN DEMAM TIFOID PADA SISWA SISWI SMAS BAYU PERTIWI KECAMATAN
https://ejurnal.methodist.ac.id/index.php/mjchs/article/view/4853
<p>Demam tifoid adalah infeksi bakteri yang disebabkan oleh Salmonella typhi. Penyakit ini terutama<br>menyerang sistem pencernaan dan dapat menyebar ke aliran darah. Kegiatan penyuluhan ini<br>bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa-siswi di SMAS Bayu Pertiwi Kecamatan Sunggal,<br>Kabupaten Deli Serdang untuk meningkatkan pengetahuan tentang penyebab, gejala, cara penularan,<br>komplikasi, dan pencegahan demam tifoid. Metode pada kegiatan penyuluhan yang digunakan berupa<br>poster. Melakukan penyuluhan di sekolah untuk memperkenalkan dan memberikan pemahaman ke<br>siswa siswi sejak dini mengenai demam tifoid yang penting untuk untuk meningkatkan kesadaran<br>mengenai faktor risiko penyakit ini dan mendorong mereka untuk menjaga gaya hidup sehat. Kegiatan<br>ini berlangsung mulai pukul 11.00 WIB pada hari Kamis, tanggal 28 November 2024. Peserta yang<br>mengikuti penyuluhan sebanyak 28 peserta. Hasil dari kegiatan penyuluhan ini menunjukkan bahwa<br>edukasi demam tifoid dapat menambah informasi dan meningkatkan pengetahuan peserta. Juga<br>diketahui bahwa setelah siswa-siswi diberikan edukasi, terjadi peningkatan pengetahuan siswa terkait<br>demam tifoid.</p>adminmjchs adminmjchsJulenda SebayangAdrian KhuEdwin Anto PakpahanLaura Octavina SiagianElizabeth Septianur GirsangHarry Butar-butarMawar Gloria TariganCindy ZegaFebby MarbunAlexchandra HalohoFrans ZendratoNicholas GirsangKristin SiburianMelenisa TariganPetra Patobing
Hak Cipta (c) 2025 MJCHS
2025-12-302025-12-3012 PENYULUHAN PENGARUH MAKANAN DAN MINUMAN BERPEMANIS PADA KASUS GAGAL GINJAL AKUT
https://ejurnal.methodist.ac.id/index.php/mjchs/article/view/4800
<p><em>Gagal ginjal akut (GGA) adalah kondisi medis serius yang dapat terjadi secara tiba-tiba dan memengaruhi fungsi ginjal, termasuk pada usia remaja. Salah satu faktor yang diduga berkontribusi adalah konsumsi makanan dan minuman berpemanis yang tinggi di kalangan siswa SMA. Kandungan gula yang berlebihan dalam produk ini dapat menyebabkan gangguan metabolik, seperti resistensi insulin, hipertensi, stres oksidatif, dan pembentukan batu ginjal, yang semuanya meningkatkan risiko kerusakan ginjal akut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh konsumsi makanan dan minuman berpemanis terhadap insiden GGA pada siswa SMA. Metode penelitian melibatkan survei pola konsumsi makanan berpemanis, serta analisis fungsi ginjal menggunakan biomarker seperti kreatinin dan laju filtrasi glomerulus (GFR). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingginya asupan gula tambahan dengan peningkatan risiko GGA. Studi ini menyoroti perlunya edukasi gizi, pengawasan pola makan, serta pembatasan konsumsi gula di lingkungan sekolah untuk mengurangi risiko gangguan ginjal di kalangan remaja.</em></p>Novrina SitumorangJulijamnasiEvirosa SimanjuntakPaul TobingAdrian KhuRiama Dame SimanjuntakDesara AstritErina GraceRuth AdelaFrans DemusMarcellaSamuel ChristopelPujaLarasatyVilia Marina
Hak Cipta (c) 2025 MJCHS
2025-12-302025-12-3012PENYULUHAN PENCEGAHAN SCABIES PADA SISWA SISWI SMAS SANTO THOMAS 2 MEDAN
https://ejurnal.methodist.ac.id/index.php/mjchs/article/view/4854
<p>Skabies merupakan penyakit kulit menular yang disebabkan oleh infestasi tungau<br>Sarcoptes scabiei. Penyakit ini umum terjadi di lingkungan dengan tingkat kepadatan<br>tinggi, seperti sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas<br>penyuluhan kesehatan tentang pencegahan dan pengendalian skabies pada siswa Sekolah<br>Menengah Atas (SMA). Penyuluhan kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan<br>kesadaran siswa mengenai skabies dan pentingnya menjaga kebersihan pribadi. Penelitian<br>ini merekomendasikan agar kegiatan serupa dilakukan secara rutin untuk mengurangi<br>prevalensi skabies di lingkungan sekolah.</p>adminmjchs adminmjchsJuliyanti TariganMenang Bastanta TariganSuryati SinuratBudi Jefri PanjaitanErika PanjaitanHarry Christama SimanjuntakDina Martalena HiaIqera Miranda Theresa NainggolanAriska Febriani SimamoraSailitha MaitrieMaria Fransiska SimanullangDini SimanjuntakFrans Kurnia ZalukhuJoice Reenesty Chrisianta AmbaritaLasma Uli Yohana Febriyanti SitepuK. Lawerisa SRisma Berkati
Hak Cipta (c) 2025 MJCHS
2026-02-232026-02-2312PROMOSI KESEHATAN ‘DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)
https://ejurnal.methodist.ac.id/index.php/mjchs/article/view/4852
<p>Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dengue yang<br>ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Penyakit ini menjadi salah satu<br>masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di daerah tropis dan subtropis, termasuk Indonesia.<br>Remaja menjadi salah satu kelompok rentan karena sering terpapar lingkungan berisiko, seperti sekolah<br>dan tempat berkumpul. Promosi kesehatan ini bertujuan untuk mengedukasi faktor risiko, gejala klinis,<br>dan penanganan DBD pada remaja, serta mengevaluasi efektivitas upaya pencegahan di lingkungan<br>sekolah dan rumah. Kurangnya pemahaman tentang pencegahan, rendahnya kesadaran akan gejala<br>awal, dan minimnya penerapan 3M (Menguras, Menutup, dan Mendaur ulang) menjadi faktor utama<br>meningkatnya kasus DBD pada remaja. Kesimpulannya, intervensi edukasi kesehatan berbasis<br>komunitas dan pemberdayaan remaja memainkan peran penting dalam menurunkan insidensi DBD.<br>Disarankan adanya kerjasama lintas sektor untuk meningkatkan program pengendalian nyamuk, serta<br>kampanye peningkatan kesadaran di kalangan remaja dan orang tua untuk mencegah penyebaran DBD<br>lebih lanjut.</p>adminmjchs adminmjchsPaul TobingIvonne SitumeangMaestro SimanjuntakSuryati SinuratAndreas SilalahiMonika PatrisiaVina GeraldineBerta JunidarNiades NaomicaMutiara SimamoraTuan Apri SitumorangMerlyn SinuratNaomi Angelita PakpahanRut Bayu Maretta
Hak Cipta (c) 2025 MJCHS
2025-12-302025-12-3012PENYULUHAN INFEKSI SALURAN KEMIH PADA SISWA SISWI SMA METHODIST 4 KOTA MEDAN
https://ejurnal.methodist.ac.id/index.php/mjchs/article/view/5223
<p>Infeksi Saluran Kemih (ISK) adalah kondisi infeksi pada sistem saluran kemih yang ditandai dengan<br>keberadaan mikroorganisme dalam urine. Infeksi dapat terjadi di seluruh bagian saluran kemih,<br>termasuk uretra (uretritis), kandung kemih (sistitis), ureter, dan ginjal (pielonefritis). Kegiatan<br>penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa-siswi di SMA Methodist 4 medan<br>untuk memahami tentang infeksi saluran kemih baik dari faktor resiko, gejala awal, komplikasi, serta<br>pencegahan.Metode pada kegiatan ini yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan. Melakukan<br>penyuluhan di sekolah untuk memperkenalkan dan memberikan pemahaman ke siswa siswi sejak dini<br>mengenai Infeksi Saluran Kemih yang penting untuk meningkatkan kesadaran, pencegahan, dan<br>deteksi dini kondisi ini.Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 13.00 WIB pada hari Selasa tanggal 26<br>November 2024. Peserta yang mengikuti penyuluhan sebanyak 22 peserta terdiri dari 10 orang laki-<br>laki (45%) dan 12 orang Perempuan (55%). Hasil dari kegiatan penyuluhan ini menunjukkan bahwa<br>edukasi tentang Infeksi Saluran Kemih (ISK) dapat menambah informasi dan meningkatkan<br>pengetahuan peserta. Juga diketahui bahwa setelah siswa-siswi diberikan edukasi, terjadi<br>peningkatan pengetahuan siswa terkait infeksi saluran kemih yang meliputi definisi, etiologi, faktor<br>resiko, dan upaya pencegahan.</p>adminmjchs adminmjchsEvirosa Juliartha SimanjuntakRenatha Nita Hadameon NainggolanRonald Tunggul Hotmarojahan TambunanSalomo Garda Utama SimanjuntakSanggam Bangun HutagalungSurjadi RimbunChanrico PanjaitanWibe ZegaIndry SimatupangHana SinulinggaGery YohanesNathalin SinagaMaria PratiwiGitha SitanggangAngelia SaragihCindy Yurika
Hak Cipta (c) 2025 MJCHS
2025-12-302025-12-3012