PENYULUHAN PENGARUH MAKANAN DAN MINUMAN BERPEMANIS PADA KASUS GAGAL GINJAL AKUT
Kata Kunci:
: gagal ginjal akut, makanan berpemanis, minuman berpemanis, siswa SMA, kesehatan ginjalAbstrak
Gagal ginjal akut (GGA) adalah kondisi medis serius yang dapat terjadi secara tiba-tiba dan memengaruhi fungsi ginjal, termasuk pada usia remaja. Salah satu faktor yang diduga berkontribusi adalah konsumsi makanan dan minuman berpemanis yang tinggi di kalangan siswa SMA. Kandungan gula yang berlebihan dalam produk ini dapat menyebabkan gangguan metabolik, seperti resistensi insulin, hipertensi, stres oksidatif, dan pembentukan batu ginjal, yang semuanya meningkatkan risiko kerusakan ginjal akut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh konsumsi makanan dan minuman berpemanis terhadap insiden GGA pada siswa SMA. Metode penelitian melibatkan survei pola konsumsi makanan berpemanis, serta analisis fungsi ginjal menggunakan biomarker seperti kreatinin dan laju filtrasi glomerulus (GFR). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingginya asupan gula tambahan dengan peningkatan risiko GGA. Studi ini menyoroti perlunya edukasi gizi, pengawasan pola makan, serta pembatasan konsumsi gula di lingkungan sekolah untuk mengurangi risiko gangguan ginjal di kalangan remaja.